Kamis, 15 April 2010

HUMOR AGAMA



KUMPULAN HUMOR AGAMA



KUMPULAN HUMOR AGAMA
Doa sebelum makan
Seorang mahasiswa Teologia ditraktir makan disebuah cafe
oleh kawan2 SMAnya dulu.
Setelah makanan tiba, mahasiswa itu melipat tangannya dulu
berdoa sebelum menyantap makanannya.
Teman2 lainnya meledeknya katanya ; " hare gene masih berdoa
sebelum makan....apa sekeluargamu punya kebiasaan seperti
ini setiap kali kamu mau makan?"
Jawab mahasiswa itu : " Ya nggak lah....anjing di rumah,
burung beo dan kucing adikku nggak berdoa"


Tuhan pengawas makanan
Pada acara retret di luar kota, setelah acara sesion 1
diselingi dengan rehat kopi.
Disisi meja terletak kue pukis dengan tulisan
"Silahkan masing-masing mengambil satu....Awas Tuhan mengawasinya.
Di meja yang lain ada kue kering dengan tulisan
" Silahkan ambil sesuka hatimu...Mumpung Tuhan sedang mengawasi kue pukis.
(Kiriman : Yudith - Jakarta)


awas tembok
Kebaktian dukacita untuk mengenang seorang istri yang
baru saja meninggal baru saja selesai.
Lalu beberapa orang diminta menggotong peti jenazah itu
menuju ke perkuburan. Tetapi, saat hendak keluar dari gereja,
tanpa disengaja, peti itu menyenggol tembok
dan jatuh terbanting dengan keras.
Para tamu terkejut semuanya, karena mereka mendengar
erangan dari dalam peti jenazah itu. Ternyata sang wanita
masih hidup dan bertahan hingga sepuluh tahun kemudian.
Nah, sepuluh tahun kemudian sang istri meninggal lagi.
Kebaktian dukacita berlangsung di tempat yang sama.
Saat selesai kebaktian, ketika peti itu hendak digotong
ke luar gereja dan menuju pemakaman, si suami beteriak-teriak,
"AWAS TEMBOK!AWAS TEMBOK!"


OMA MERI MARAH
Oma Meri baru saja datang dari Sulawesi mengunjungi anaknya di Jawa.
Saat hari Minggu, dia ke gereja. Di depan gereja dia
disambut penyambut tamu yang sedang bertugas.

"Anda mau duduk di mana, Oma?" tanya penyambut tamu itu dengan ramah.

"Oh, tentu saja di kursi paling depan," jawab oma Meri.

"Wah, Anda pasti tidak mau duduk di sana," kata si penyambut tamu.
"Pendeta kami kalau berkhotbah kadang membosankan dan bikin ngantuk."

"Anda tahu siapa saya?" tanya si tamu.

"Tidak."

"Aku ibunya pendeta yang kau maksud itu!" kata Oma Meri dengan marah.

"Anda tahu siapa saya, Oma?" tanya penyambut tamu dengan muka merah.

"TIDAK!"

Dengan wajah lega si penyambut tamu berkata, "Oh, syukurlah!"
(Kiriman : Evi)


ALKITABIAH

Suatu hari, seorang istri sedang bersiap menyantap
sepiring pisang goreng yang masih panas...
Suami : "Ma... bagi dong..."
Istri : "Ada tertulis = janganlah kamu meng-ingini
milik orang lain."
Suami : "Ada tertulis juga = berilah, maka kamu akan diberi."
Istri: "Hai pemalas, pergilah kepada semut dan
contohilah lakunya !"
Suami: "Ada tertulis : Kasihilah sesamamu
manusia..."
Akhirnya, dengan terpaksa sang istri menyerahkan
sebuah pisang goreng kepada suaminya...
Istri: "Nih, pergilah!! dan jangan berbuat dosa
lagi!!!!


Pendeta tidak datang
Dalam sebuah pertemuan keluarga, berlangsung hampir malam tiba dan
mendekati makan malam, namun sang tuan rumah gusar
karena tidak ada pendeta yang hadir.
Lalu ia mendekati MC dan katanya:
" maukah bapak pimpin doa ucapan syukur
karena tidak ada pendeta yang datang"
lalu sang MC mengajak jemaat berdiri dan katanya:
"Saudara sekalian mari kita mengucap syukur
karena tidak ada pendeta yang datang"
(Kiriman Yovie - Jakarta)


MENGHALALKAN DOSA
Setelah selesai kebaktian, disuatu LP, Pendeta Josef
berbincang bincang dengan para Narapidana yang ada.

Pendeta: "Badu, kenapa kamu dipenjara?"
Badu : "Mencopet, Pak Pendeta."
Pendeta: "Apakah kamu tidak tahu kalau itu dosa?"
Badu : "Tahu, Pak."
Pendeta: "Kenapa kamu lakukan itu?"
Badu : "Tujuan saya mendidik, Pak"
Pendeta: "Mendidik apa?"
Badu : "Mendidik supaya orang-orang berjaga jaga,
karena Tuhan akan datang seperti pencuri, karena itu
saya mendidik supaya orang-orang selalu berjaga jaga
dimanapun berada. Untuk itu,
barangnya saya copet agar mereka sadar, untuk tetap
berjaga jaga sampai Tuhan datang. Kasian kan mereka,
kalau Tuhan datang mereka tertidur?"
Pendeta: "Tetapi, apakah barang yang kamu ambil, kamu kembalikan lagi?"
Badu : "Itulah kelalaian saya, Pak."
Pendeta: "Bertobatlah kamu, karena kerajaan surga sudah dekat."
(Sumber : E-Humor)



LAGU ANEH

Pada hari minggu, Jerry pulang dari sekolah minggu dengan muka masam.
Sebagai mama yang baik, mamanya bertanya kepada Jerry:

Mama : "Kenapa Jer, pulang sekolah minggu bukannya ceria,
kok cemberut? Emangnya di sekolah minggu di ajarin apa??"

Jerry: "Tadi Jerry di ajarin lagu aneh."

Mama : "Lho, jangan gitu dong, lagu untuk Tuhan itu ndak ada yang aneh."

Jerry: "Habisnya, Jerry kan mau jadi Pilot, masak disuruh jadi lilin kecil."
(Sumber : E-Humor)



Doa seorang Slamet

Slamet masuk ke toko obat dan membeli sebuah kondom.
Dengan riang dia bilang kepada pemilik toko bahwa sebentar
lagi dia akan makan malam di rumah pacarnya. "Bapak kan tahu
sendiri, biasanya setelah itu kan ada kelanjutannya",
tambah slamet sambil menyeringai. Kondom pun berpindah tangan.
Baru beberapa langkah ke luar toko, dia kembali masuk.
"Saya minta satu lagi", katanya. "Adik pacar saya juga cantik.
Agak genit pula. Saya rasa dia juga naksir saya.
Siapa tahu malam ini saya mujur...". Kondom kedua berpindah tangan.
Slamet kembali masuk dan minta tambahan satu kondom lagi.
"Begini, ibunya juga tak kalah seksi. Penampilannya jauh lebih muda
dari usianya. Dan kalau duduk di depan saya,
dia selalu menyilangkan kaki.
Saya yakin dia juga tak keberatan kalau saya dekati...".
Dengan berbekal tiga kondom, Slamet datang ke rumah pacarnya
sambil tak putus bersiul. Sajian sudah siap.
Pacar Slamet, adik dan ibunya sudah menunggu.
Slamet pun langsung bergabung. Mereka menunggu sang ayah.
Begitu sang ayah masuk ke ruang makan, Slamet langsung
memimpin doa sambil menunduk dalam-dalam.
Yang lain-lain ikut menundukkan kepala.
Satu menit berlalu. Slamet makin khusuk berdoa.
Dua menit. Slamet terus komat-kamit -- cukup panjang
untuk sebuah doa sebelum makan.
Pada menit keempat, pacarnya menyenggol kakinya dan berbisik,
"Saya baru tahu , kamu ternyata sangat religius".
Sambil terus menunduk ,
Slamet menjawab dengan suara hampir menangis :
"Saya juga baru tahu ayah kamu yang punya toko obat ............"

(kiriman : Nathan - Jakarta)


Mengedarkan kolekte
Seorang pendeta bersama dengan puluhan penumpang pesawat
dalam perjalanan ke sebuah pulau, diterjang badai hebat sehingga
pesawat mulai oleng dan nyaris jatuh.
Lalu seorang pramugari mendekati pendeta itu dan berkata:
"Tolong pak pendeta, lakukan sesuatu agar kami selamat"
Jawab pendeta itu :" Apa yang harus saya lakukan?"
"lakukan seperti anda biasa di gereja" lanjut pramugari itu singkat.
Tak lama kemudian pendeta itu mengambil kantong sampah yang
ada dibelakang setiap kursi penumpang dan mengedarkannya
seolah mengedarkan kantong kolekte.
(Kiriman : Stefanus Rudyanto)


PENAKUT
Yoyo adalah anak penakut. Meskipun sering diberi tahu sama
bapaknya di dalam nama Tuhan Yesus kamu tidak perlu takut,
tetap saja Yoyo sering ketakutan. Bahkan ke kamar mandi pun
seringkali minta diantar oleh adiknya karena takut.

Pada suatu hari sekolahnya mengadakan acara kemah yang harus
Yoyo ikuti. Teman-teman sekolahnya tahu kalau Yoyo penakut
karena itu mereka sering menggodanya. Meski penakut Yoyo pun
merasa gengsi untuk mengakui. Pada suatu malam Yoyo pengen
ke kamar mandi. Karena malu kalau dikata-katai penakut,
Yoyo pun memberanikan pergi sendiri.
Dengan langkah ragu Yoyo paksakan untuk keluar kemah dan
melintasi kegelapan untuk ke kamar mandi.

Dalam perjalanan ke kamar mandi dia melihat sesuatu yang hitam
dan besar. Meski takut Yoyo ingat nasihat bapaknya, dan cepat-cepat dia
praktikkan. Dia pun menunjuk benda itu dan berkata:
"Dalam nama Tuhan Yesus, dalam nama Tuhan Yesus ...."
tapi kok sesuatu itu gak hilang-
hilang. Yoyo pun semakin gemetaran .... "Ah, aku coba lagi saja,"
batin Yoyo. "Dalam nama Tuhan Yesus! dengan tetap menunjuk.

Tiba-tiba ...

"Yo, itu patung, bukan setan. Gak akan hilang meski kamu tunjuk-tunjuk",
kata Rio teman Yoyo menahan tawa.

Yoyo pun tersipu malu, tenyata Rio juga akan ke kamar mandi
dan dari tadi sudah memperhatikan apa yang dilakukan Yoyo.

Ah ... menjadi penakut memang bikin malu ....

(Sumber : E-Humor)


DOA CALON PENDETA
Ada seorang calon pendeta disuruh mendoakan temannya yang
pada saat itu sedang putus cinta. Dengan semangat ia langsung mendoakannya.

"Baiklah, mari kita berdoa bersama"
(begitulah ajakan calon pendeta kepada semua orang yang ada di tempat itu).

Ketika calon pendeta sedang berdoa, tiba-tiba saja
terdengar suara orang terjatuh. Semakin semangat ia berdoa
dan semakin kencang pula ia mengeluarkan kata-kata doa.

"Asyik, ini adalah pengalaman pertama saya mendoakan orang
dan orang itu diurapi" (pikirnya dalam hati). Lama-kelamaan suasana menjadi
sunyi senyap dan terdengar sedikit suara tangisan.
ia mengakhiri doanya dengan perkataan "Amin."

Lalu ia membuka mata dan bertanya dengan perasaan senang,
"Lho kenapa menangis, di mana yang lain?"

Yang ada di tempat itu menjawab,
"Pak... yang Bapak doakan tadi minum racun."
(sumber : E-Humor)


MILIKNYA TUHAN
Seorang pria yang adalah jemaat bertemu seorang pendeta
yang adalah gembala sidangnya di jalan. Bapak pendeta
yang baik ini pun berinisiatif untuk mengajak jemaatnya ini
makan malam. Setelah makan malam selesai, Pak pendeta pun
dengan gembira membayar tagihannya.
Sebelum mereka berpisah, terjadi percakapan singkat diantara mereka.

Jemaat: "Pak Pendeta, saya tidak akan berterima kasih untuk
makanan yang sudah Bapak belikan."

Pak Pendeta: "Lho, memang kenapa?"

Jemaat: "Karena semua yang Bapak Pendeta punya
sebenarnya adalah milik-Nya Tuhan!"

Pak pendeta pun hanya senyum kecil tanpa meresponi
perkataan jemaat tersebut. Mereka bersalaman dan berpisah.
Suatu waktu mereka bertemu lagi di jalan. Terdorong rasa lapar,
jemaat ini berinisiatif untuk mengajak Pak Pendetanya ke
restoran yang sama untuk makan malam.

Jemaat: "Bapak Pendeta, saya lapar nih, kita ke restoran
yang kemaren kita kunjungi lagi yuk?"

Pak Pendeta pun berpikir sebentar. Lalu dengan senyum
ramahnya dia pun menjawab.

Pak Pendeta: "Maaf ya Bapak, karena uang dan segala yang
saya miliki adalah milik Tuhan, jadi saya
akan tanya Tuhan dulu apakah boleh saya
makan di restoran itu lagi bersama Bapak."

(Sumber : E-Humor)



APA YANG KAU KERJAKAN DI GEREJA?
Istri: "Apakah engkau melihat topi yang dipakai oleh Bu Sasongko?"
Suami: "Tidak."
Istri: "Apakah engkau melihat pakaian baru yang dikenakan Helen?"
Suami: "Tidak."
Istri: "Kalau begitu, apa yang kau kerjakan di gereja ini?"

(Sumber : E-Humor)


BAHTERA NUH II
Kerbau betina: "Wah, kita pasti sedang tersesat."
Kerbau jantan: "Apa iya?"
Kerbau betina: "Lihat saja, tidak ada yang sama dengan kita."

BAHTERA NUH III
===============

Guru : "Sebutkan kebun binatang terlengkap!"
Murid: "Bahtera Nuh, Bu!"
(Sumber: E-Humor)


MENUMPUK BARA API
Seorang ibu tersedu-sedan mengadu kepada pendetanya,
karena mendapat perlakuan tidak senonoh dari suaminya yang
ringan tangan. Percekcokan selalu mewarnai kehidupan keluarga itu.

Maka, pendeta pun bertanya, "Sudahkah Ibu menumpukkan bara
api di atas kepalanya?" (Maksud pendeta adalah membalas kejahatan dengan
kebaikan/kasih seperti dalam Roma 12:20).

Tetapi, rupanya ibu itu salah paham. Maka dengan antusias
dan spontanitas sambil mengusap air mata ibu itu berkata,
"Kalau bara api sih belum pernah, tapi kalau kopi panas, sering ...."

(Sumber : E-Humor)



BANTUAN
Suatu desa sedang tertimpa musibah banjir. Di dekat desa itu
ada sebuah gereja besar dan megah yang beberapa
jemaatnya adalah warga desa tersebut.

Seorang wartawan yang meliput musibah itu
mewawancarai pendeta gereja tersebut.

Wartawan: "Bantuan apa yang telah gereja ini berikan
untuk desa yang tertimpa musibah?"

Pendeta : "Doa!"
(Sumber : E-Humor)



Lebih baik memberi dari pada menerima
Seorang kaya namun pelit agak gusar setelah mendengarkan
khotbah dari pendeta yang mengulas firman
"Lebih baik memberi dari pada menerima".
Lalu dia mendekati pendeta setelah kebaktian selesai, dan katanya.
"Apakah khotbah pak pendeta tadi ditujukan pada saya?"
"Oh...tentu tidak pak, bukankah ayat tadi untuk
semua orang?" jawab pendeta datar
"Asal bapak tahu saja...saya selalu menerapkan ayat tsb.
pada setiap pekerjaan saya" sahutnya sedikit meninggi.
" Syukurlah...puji Tuhan,
ngomong-ngomong pekerjaan bapak apa?" tanya pendeta.
" Saya petinju pak"jawabnya sambil berlalu
(Kiriman : Aloysius Hendratmo)


TIDAK BOLEH MINTA BANTUAN
"Iis, sebelum mengerjakan tes, jangan lupa berdoa dahulu,"
nasihat ibu pada suatu malam.

"Baik, Bu. Tetapi mengapa aku harus berdoa?" tanya Iis

"Ya untuk minta bantuan Tuhan agar kamu dapat mengerjakannya
sehingga mendapat nilai yang bagus," jawab sang ibu sambil membelai lembut
rambut putri kesayangannya.

Ternyata hasil tes Iis jelek. "Iis, mengapa nilai tesmu jelek?"
tanya ibunya. "Apa engkau tidak berdoa?"

"Tidak, Bu, karena dilarang oleh Pak Guru."

"Masa sih, Pak Guru melarangmu seperti itu?"

"Ya, Bu. Kalau tes, kita tidak boleh minta bantuan siapa pun.
Jadi, aku tidak berdoa dan minta bantuan kepada Tuhan," jawab Iis polos.
(Sumber : E-Humor)



Ibu Mamat
Istri Pak Mamat suka sekali bernyanyi. Dia memutuskan untuk
bergabung dalam kelompok paduan suara gereja.
Semenjak itu Dari hari ke hari ibu
Mamat terus latihan bernyanyi. Entah itu di dapur,
di kamar mandi,saat menyapu, saat akan tidur, dan kapan pun juga.

Pak Mamat hanya diam saja. Hanya saja kalau isterinya
sudah mulai menyanyi saat dia sedang ada di rumah,
Pak Mamat akan langsung keluar
dari rumah atau sekadar melongokkan kepalanya ke luar jendela.

Lama-lama ibu Mamat tersinggung dan suatu hari bertanya,
"Kenapa to,Pak? Ndak suka dengar aku nyanyi ya?"

Pak Mamat dengan nada lembut menjawab, "Bu ne,
aku suka kok kamu nyanyi. Aku hanya sengaja
menampakkan diri di luar rumah saat kamu
nyanyi agar tetangga tidak nuduh kalau kita lagi berantem!"



TAKUT TUHAN YESUS

Robert, seorang murid Sekolah Minggu yang setia,
namun pada suatu hari Minggu ia tidak datang ke
Sekolah Minggu. Ibunya tentu saja heran.
Maka terjadilah percakapan berikut.

Ibu : "Nak, mengapa kamu tidak ke Sekolah Minggu?"
Robert: "Saya takut, Bu."
Ibu : "Takut sama siapa?"
Robert: "Takut sama Tuhan Yesus."
Ibu : "Mengapa takut? Tuhan Yesus 'kan baik dan senang kepada anak-anak."
Robert: "Tidak, Bu! Kata Bu Guru kita mesti takut sama Tuhan Yesus."
(Sumber : E-Humor)



Asyik di Bandung
Seorang ibu terheran-heran ketika mendapati rekannya
sesama jemaat di gereja selalu mengunjungi gereja GKI
di Taman Cibunut kalau kebetulan lagi ke Bandung.
Sehabis kebaktian mereka mendapati rekan-rekannya di halaman gereja.
Mimin :" Erna....kamu kalau lagi ke Bandung suka ke gereja mana?"
Erna:" Aku sekeluarga..juga teman-teman, tentu ke GKI Taman Cibunut"
Mimin:"Emangnya kenapa? Khan ada yang deket....kok cari yang jauh"
Erna:" Emang ke sana asyik....enak kok"
" Asyik dan enak kotbahnya ya?" tanya Mimin lagi
" Anu kok....siomay nya yang enak" jawabnya polos.
(Pengirim : Erna - Jakarta)


Adam & Hawa
Sepulang dari gereja Steven dan Andika
berbincang-bincang tentang "Adam dan Hawa"
Andika : Stev, lu tau apa yg dilakukan Hawa setelah bangun pagi ?
Steven : Yg pasti dia ke taman untuk memetik buah yg menjadi sarapan Adam.
Andia : Salah!!! yg Pasti Hawa langsung menghitung Jumlah rusuk Adam.
Dia takut kalau-kalau Tuhan menciptakan Wanita lain


ANAK BERTANYA

Si kecil Yuli bertanya, "Ma, dari mana sih bayi datang?"

"Burung bangau yang bawa, Nak," jawab ibunya sekenanya.

"Ma, siapa yang menjaga rumah kita dari perampok?" tanya Yuli lagi.

"Polisi, sayang."

"Trus kalau rumah kita kebarakan siapa yang bakal nyelamatin kita?"

"Pemadam kebakaran, donk!" jawab ibunya sambil tersenyum.

"Ma, nanya lagi ya .... Dari mana sih kita dapat makan?"

"Pak tani."

"Mama ...," gumam Yuli penuh keraguan.

"Ya, sayang?"

"Kalau gitu ... Papa buat apa, Ma?"



Diambil hati
Pada suatu siang yang terik, ada seorang lelaki berteduh di halte
sambil terus mengeluh pada Tuhan.
"Ya Tuhan, coba seandainya panas yang terik ini berganti dengan
hujan yang deras" kata lelaki itu.
Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya disertai angin
yang kencang dan kilat yang bersahutan.
Lelaki itu pun berkata" Ya Tuhan, segitu aja koq diambil hati..."
(Kiriman : Tony)


BUAH BESAR

Suatu saat ada seorang pejalan kaki yang kelelahan.
Dalam perjalanannya ia menemukan pohon rambutan yang sedang
berbuah dan beristirahalah ia disana.

Ketika ia melihat buah rambutan itu, ia menghadap ke langit
dan berkata, "Tuhan tidak adilkah Engkau,
masa buah seenak ini cuman kecil-kecil."
Habis ngomel-ngomel sama Tuhan, ia pun tertidur.

Ketika ia tertidur tiba-tiba jatuh satu buah
rambutan tepat di kepalanya dan terbangunlah ia.
"Wah-wah habis kepalaku kalo buahnya
besar kaya kelapa!" (Sumber : E-Humor)



Suami goblok
Setelah pulang dari gereja istri yang dongkol lantaran
ditinggal terus waktu jalan berdua ngomel begini:
"Dasar suami goblok tidak romantis....udah gajinya kecil,
anak orang miskin..udik lagi" katanya sembari membuang sepatunya.
Suaminya juga tidak kalah sengitnya katanya,
sembari ikut buang sepatunya.
" hanya istri yang pandir yang mau bersuamikan orang goblok"
(Kiriman : Yudha Adiguna)


Kecewa sama Tuhan
seorang yang setiap minggunya pergi kegereja, suatu saat
tidak pergi ke gereja. dia merasa klo dia melanggar
larangan-Nya malapetaka akan menimpanya. memang betul
juga hari itu jg dia berkelahi dengan istrinya, setelah
berkelahi dengan istrinya dia berdoa, ya Tuhan ampunilah
dosa-dosaku karena aku tidak pergi kegereja pada
hari ini itulah isi doanya. namun masalah itu tidak
cukup untuk hari itu sesaat sesudah ia selesai bertengkar
dengan istrinya, kemudian tetangganya mendatangi rumahnya
dengan membawa sebuah golok ditangan, "keluar kau monyet,
lihat anakmu memukuli anakku dasar manusia yang tidak
tahu mengajari anak" anakmu menghajar anakku maka ayah
anakku akan menghajar ayah anakmu" demikian kata tetangganya.
Tapi karena ia merasa malas untuk melayani pertengkaran itu
akhirnya ia memutuskan untuk cabut lewat pintu belakang,
ia pergi ke sebuah danau untuk menenangkan diri, ia hendak memancing,
dia ingin melupakan semua kejadian yang terjadi dirumahnya
bahkan masalah dengan tetangganya yang belum tuntas.
sesampai di danau ia memancing, namun matahari sudah
mulai menyembunyikan dirinya ke ufuk barat, namun dia
belum mendapat seekor ikanpun. akhirnya ia berdoa" Tuhan
kamu kejam dan tidak sportif, mengapa persoalan didarat
kamu bawa ke tengah danau? kamu memang tidak jantan!!!!!. (Kiriman : Jay)

Pergi ke neraka
Suatu hari, pendeta khotbah. Beliau slalu memperhatikan
salah satu jemaat yang selalu tidur saat penyampaian firman. t
iba-tiba dgn keras, pendeta itu berkata:"siapa yang
ingin ke neraka, berdirilah!".
Dengan spontan jemaat itu berdiri. Semua jemaat tertawa terbahak-bahak.
"saya tidak tahu yang bapak pendeta katakan barusan,
tapi yang saya tahu hanya saya dan pak pendeta yang berdiri"
kata jemaat itu nggak mau kalah.


Doa makan
Kemarin saya dan istri mengundang beberapa orang untuk makan
malam di rumah. Istri saya pun sejak pagi sudah mempersiapkan
segala makanannya. Ketika semua tamu telah datang,
ia menyuruh anak kami yang berusia 6 tahun untuk
memimpin doa sebelum makan.
"Ayo Nak, kamu yang pimpin doanya"
"Tapi Bu, doanya ngomong apa?" jawabnya.
"Katakan saja apa yang biasanya Ibu katakan," kata istri saya.
Putri kami itu segera melipat tangan dan berkata ...
"Ya Tuhanku, kenapa sih saya harus mengundang orang-orang ini makan malam?"



TARIF KHOTBAH
Di suatu hari Minggu yang cerah, seorang pendeta
memberi pengumuman pada jemaatnya.

"Saudara-saudariku yang terkasih, sebelum memulai
khotbah saya memberitahukan bahwa saya memiliki 3
jenis pilihan khotbah. Yang pertama, khotbah seharga 1 juta lamanya 5 menit,
khotbah seharga 500 ribu lamanya 30 menit
dan khotbah seharga 100 ribu lamanya 1 jam penuh.
Sekarang kantong kolekte akan dijalankan dan kita akan lihat
khotbah mana yang akan saya berikan."

(Sumber : E-Humor)

GURU YANG PERHATIAN

Beni kecil baru pulang dari hari pertamanya bersekolah dan berkata,
"Ma, bu guru tadi tanya apa aku punya adik atau kakak
yang akan sekolah di situ juga."

"Wah, baik sekali, ternyata ibu guru sangat perhatian ya,
dengan kamu dan keluargamu, terus gimana sayang?
Kamu bilang kan kalau kamu anak
tunggal? Bu guru jawab apa?"
"Oh, bu guru cuma bilang 'Puji Tuhan'!" kata Beni.
(sumber : E-Humor)

Meninggal dengan tenang
"dokter, bagaimana kondisi kesehatan saya?" tanya seorang kakek.
"Denyut nadi anda berdenyut stabil, jantung berdetak teratur,
tekanan darah normal, gula darah dan kolesterol masih baik.
puji Tuhan, anda akan meninggal dunia dalam keadaan sehat"
tanggap sang dokter.??? (Kiriman Andi Wowo)



Orang Kudus
Aku ditanya oleh kawanku,siapa nama atlit yang paling suci.
Porsigal:siapa atlet Indonesia yang paling suci saat ini.
Putra P :Boaz Solossa.
Porsigal:salah,yang benar Liem Swie King.
Putra P :lho kok Liem Swie King......?.
Porsigal:iya dia seperti Tuhan Yesus,dia khan orang Kudus.
Putra P :.......ggggoolllllll...................

(Kiriman : Putra Prima)


DOA SEBELUM TIDUR

Seorang guru Sekolah Minggu sedang mengobrol dengan
salah satu muridnya yang baru berusia 6 tahun.

"Ibumu selalu berdoa untuk kamu tiap malam? Baik
sekali Ibumu .... Gimana coba doanya?"

Anak itupun menyahut,
"Terima kasih Tuhan, akhirnya dia di tempat tidur ...."

(Sumber : E-Humor)


BERDOA DULU
Pendeta Daniel mempunyai seorang anak perempuan berusia
5 tahun yang sedang suka-sukanya bertanya apa saja.
Pada suatu hari, putrinya yang
bernama Eli itu kembali bertanya padanya.

"Pa, kenapa sih Papa kalo mau khotbah selalu diam
dan nunduk dulu sebentar?"

"Ah, Nak ...," kata pendeta Daniel sambil tersenyum
dan bangga karena ternyata putrinya juga selalu memperhatikan
khotbah khotbahnya, "Papa menunduk sebentar karena
minta tolong dulu sama Tuhan biar Papa bisa
menyampaikan khotbah dengan baik ...."

Sambil berpikir sebentar, Eli pun menjawab, "Tapi, kenapa kok Tuhan
tetap nggak mau menolong Papa?"
(Sumber: E-Humor)



Bukan pendeta
Seorang laki-laki sedang mengendarai mobilnya ketika
tiba-tiba saja mobilnya mogok tepat di depan sebuah biara.
Hari sudah gelap dan biara itu berada di sebuah pegunungan.
Lelaki itu memutuskan untuk masuk ke biara untuk meminta pertolongan,
maka diketuknya pintu biara dan ia berkata kepada para pendeta
yang membukakan pintu, "Maaf permisi, mobil saya mogok,
dan hari sudah malam, apakah saya boleh menginap disini satu malam saja!"

Para pendeta itu dengan ramah menyambutnya, menyediakan makanan,
bahkan memperbaiki mobilnya. Ketika si lelaki itu
sudah hampir tertidur, tiba-tiba didengarnya suara yang sangat aneh.

Keesokan paginya dia bertanya ke para pendeta mengenai
suara aneh yang didengarnya semalam. Tapi mereka berkata,
"Maaf kami tidak dapat memberitahukan anda, sebab anda bukan pendeta".
Si lelaki agak kecewa, tapi bagaimanapun dia tetap
berterima kasih dan kembali meneruskan perjalanannya.

Beberapa tahun kemudian, lelaki yang sama mengalami
kejadian yang sama pula, kendaraannya mogok di depan
biara yang sama. Para pendeta kembali menyambutnya dengan
sangat ramah, menyediakan makanan dan memperbaiki mobilnya,
ketika si lelaki hampir tertidur, dia kembali mendengar suara
aneh yang sama seperti yang di dengarnya beberapa tahun lalu.

Maka keesokan paginya lelaki itu kembali bertanya pada para
pendeta dan kembali pula pendeta-pendeta itu berkata,
"Maaf kami tidak dapat memberitahukan anda, sebab anda bukan pendeta".

Si lelaki benar-benar penasaran, lalu dia menjawab,
"Okey ....okey saya sudah tidak tahan lagi, kalau satu-satunya
cara untuk tahu suara apa yang saya dengar itu adalah dengan
menjadi pendeta, baiklah, tolong beritahu
saya bagaimana caranya menjadi pendeta!"

Salah seorang Pendeta menjawab, "Kamu harus berkeliling dunia
dan sekembalinya, kamu harus bisa memberitahu kami berapa
persisnya jumlah daun dan jumlah butiran pasir di bumi ini,
jika kamu sudah berhasil mendapatkan jumlah itu,
maka kamu akan menjadi pendeta."
Maka si lelaki itu melaksanakan tugasnya, setelah empat
"Saya sudah berkeliling dunia dan telah menghitung sepanjang
perjalanan saya, saya juga terus bertanya kepada setiap orang
yang saya jumpa, terdapat 145.236.284.232 helai daun
dan 231.281.219.999.129.382 butir pasir di bumi ini."

Para pendeta menjawab, "Selamat, kamu sekarang adalah seorang pendeta,
oleh karena itu kami akan menunjukkan pada kamu jalan
menuju suara yang kamu dengar dahulu."

Para pendeta membimbing lelaki itu ke sebuah pintu kayu,
lalu pimpinan pendeta berkata,
"Suara itu berasal persis di balik pintu ini."

Si lelaki meraih pegangan pintu, namun ternyata pintu itu

terkunci, lalu dia berkata, "Ini lucu, tapi saya lagi tidak
ingin bercanda, tolong berikan saya kuncinya."

Pemimpin pendeta memberikan kunci, lalu lelaki itu membuka pintu.
Dibalik pintu kayu ternyata ada pintu lain, sebuah pintu batu,
kembali si lelaki meminta kunci, pendeta memberikan kunci,
dan si lelaki membuka pintu, dan ternyata dibalik pintu batu,
masih ada pintu yang lain, sebuah pintu dari emas,
kembali si lelaki meminta kunci, membuka pintu,
lalu menemukan pintu yang lain, yaitu yang terbuat dari perak,
begitu terus yang terjadi, pintu dari permata,
pintu dari perunggu, pintu tembaga....
hingga akhirnya para pendeta berkata,
"Ini adalah kunci terakhir untuk pintu yang terakhir."

Lelaki itu akhirnya lega setelah capai dengan penantian.
Dibukanya pintu terakhir yang terbuat dari tanah liat,
menyentuh pegangan pintu dan terpana luar biasa begitu
melihat sumber suara yang telah membuatnya penasaran bertahun-tahun.

Tahukah anda sumber suara tersebut?, dengan sangat terpaksa
saya tidak dapat mengatakan pada Anda, karena Anda bukan seorang pendeta!.
Sekali lagi Maaf..! (Kiriman : Riky)



HADIAH ULANG TAHUN
Ulang tahun yang lalu, si kecil Evi baru saja mendapat 2 hadiah.
Dari ayahnya ia mendapat sebuah arloji sementara dari ibunya, sebotol
minyak wangi. Ia pun girang bukan kepalang. Kebetulan
pada malam ulang tahunnya itu juga keluarganya mengundang
bapak pendeta untuk makan
malam bersama. Evi sudah tak sabar ingin memberitahu pak
pendeta tentang kedua hadiahnya itu. Tapi ibunya mengingatkan supaya ia
menceritakannya setelah selesai makan malam saja.

Dasar Evi yang selalu tak sabaran, di tengah makan malam
berlangsung,ia pun pelan-pelan mendekati pak
pendeta sambil tersenyum berbisik,
"Pak Pendeta ... kalau dengar ada bunyi kecil dan bau wangi,
itu aku lho ....! (Sumber : E-Humor)



GADO-GADO

Seorang pemuda yang akan berangkat ke ladang misi
berpamitan pada Pendetanya, "Pak, minta doa. Besok
saya akan pergi ke ladang misi."

"Pergilah, Nak. Hati-hatilah di negeri orang. Kau
harus pandai bergaul, supaya banyak menenangkan jiwa," nasihat pak pendeta.

"Bagaimana resepnya, Pak?" tanya sang pemuda.

"Ya, jika kau bertemu dengan tukang tahu, bicaralah soal tahu.
Jika bertemu dengan tukang lontong, bicaralah soal lontong,
dan jika bertemu dengan tukang sayur, bicaralah soal sayur."

"Bagaimana, jika bertemu dengan ketiganya, Pak?"

"Ya, bicara saja soal gado-gado, Nak...."
(Sumber : E-Humor)


SELAMATKAN KAMI!
Sepasang suami isteri berhasil selamat saat kapal pesiar
yang mereka tumpangi karam. Mereka berdua adalah
sepasang suami isteri yang kaya
namun terkenal dengan kekikirannya.

Di tengah ketakutan, sang suami berseru kepada Tuhan,
"Tuhan! Jika Engkau selamatkan kami dari pulau ini, aku akan
berikan seluruh hartaku untuk pelayanan gereja, orang-orang miskin,
hamba-hamba Tuhan, dan lain-lain. Selamatkanlah kami Tuhan!"

Sang isteri lalu meresponi, "Husshhh ... Papa ...
janjinya kok boros amat ... kenapa semua harta kita?
Nanti kita jadi miskin donk!!"

Sang suami lalu berbisik di kuping isterinya, "Ssstt! Kamu diam saja,

aku cuma mboongin Tuhan kok supaya Dia mau selamatin kita!!"
(Sumber : E-Humor)


SUMBANGAN

Bu Endah sedang kecapekan dan depresi karena mengurus 4
orang anak majikannya yang masih kecil-kecil.
Tiba-tiba pintu rumah diketuk, dan
ternyata ada Ibu Amal, seorang aktivis gereja.
Dia datang membawa map sambil berkata,
"Sore Bu, maaf, begini nih, gereja kami kan sedang
berencana membangun sebuah tempat penampungan anak-anak.
Nah, barangkali ibu mau membantu menyumbangkan
sesuatu untuk rumah penampungan tersebut...?"

"Oh ... ada!" kata Bu Endah dengan pandangan kesal,
"Saya mau menyumbang 2 anak laki-laki, 1 balita dan 1 bayi,
atau paling tidak salah satunya."

(Sumber : E-Humor)


ANAK BAIK

Suatu kali Evi kecil pulang dari main, dan langsung minta
seribu rupiah pada ibunya, katanya sih buat
diberikan pada nenek tua yang ia
lihat di taman tadi.

Ibunya tentu sangat bangga melihat si Evi yang biasanya
bandel itu ternyata murah hati.
Tanpa ragu, uang seribu rupiah pun diberikan.

"Ini, Nak ...," kata sang ibu. "Tapi memangnya,
nenek tua itu sudah tidak bisa kerja lagi, ya?"

"Ah, dia kerja kok, Bu!" kata Evi,
"nenek itu kerja jualan permen di taman."
(Sumber : E-Humor)



HARAP MAJU

Seorang pendeta dijadwalkan akan memimpin upacara
pemberkatan nikah setelah kebaktian Minggu.

Ketika kebaktian akhirnya selesai, ia pun akan
memanggil pasangan yang akan dinikahkan itu.
Namun, pak pendeta tersebut tiba-tiba lupa nama
pasangan yang akan menikah itu, jadi ia pun berkata,
"Yang mau menikah, tolong maju ke depan ...."

Dan segera, empat gadis, tiga janda,
empat duda, dan enam pemuda berebut maju ke depan.




TOBAT
Badu sedang ngobrol dengan Budi tentang pendeta
yang pernah khotbah di gerejanya.

Badu : "Bud, pernah ada pendeta yang sangat
disiplin sekali diundang khotbah di gerejaku."

Budi : "Disiplinnya gimana?"

Badu : "Dia gak suka sama jemaat yang suka datang terlambat.
Padahal anggota gerejaku kebanyakan para pebisnis
yang suka lelet datang ke gereja. Sebelum khotbah
dia minta kepada majelis untuk menutup semua pintu
masuk agar yang terlambat tidak bisa masuk.
Pendeta itu mungkin berpikir agar anggota jemaat bisa
bertobat dan bisa disiplin dalam bergereja."

Budi : "Wahhh ... bagus tuhh ... jarang lho ada pendeta
tegas kaya gitu. Trus gimana hasilnya?"

Badu : "Iyaa ... lhoo ... gak hanya jemaat yang bertobat ...
tapi juga majelisnya .... Mereka tobat dan gak akan mau undang
pendeta itu khotbah lagi ... hi hi hi hi ....!"
(Sumber :E-Humor)


JANGAN BERISIK!
Sebelum mengakhiri kelasnya, guru Sekolah Minggu
bertanya kepada murid-muridnya.

Guru : "Kenapa kalo di gereja kita tidak boleh berisik?"

Murid: "Karena di gereja ada yang lagi tidur."

Bonceng Tiga

seorang polisi sedang tugas malam, tiba-tiba lewat pak pendeta,
polisi langsung memberhentikan motor pak pendeta.
pendeta : apa salah saya..?
polisi : (polisi jadi bingung karena tidak ada kesalahan)
polisi : Kesalahan anda adalah berjalan sendirian didalam kegelapan..
pendeta : saya tidak pernah sendiri
Tuhan Yesus dan bunda Maria selalu bersama saya..
polisi : Naa..ah, kamu bonceng tiga ya.........
pendeta : hach...
(Kiriman : Iwan)



ALASAN-ALASAN
Ada aja alasan untuk tidak datang ke gereja.
Kalau kita menyebutkan beberapa alasannya dan
mengaplikasikannya ke dalam satu kegiatan
penting kita sehari-harinya, seperti makan,
alasan-alasan itu akan terlihat
seperti ini: ==> "makan" sama dengan "ke gereja".

1. Saya tidak suka "makan" seperti anak kecil.
2. Orang yang setiap saat "makan" adalah
orang munafik karena sebenarnya mereka tidak lapar.
3. Ada banyak macam jenis "makanan",
saya tidak bisa memilih yang mana yang bisa harus saya pilih.
4. Saya sudah terbiasa "makan",
sekarang saya sudah bosan dan memutuskan untuk berhenti.
5. Saya hanya "makan" di saat-saat tertentu,
seperti saat Natal atau Paskah.
6. Tidak ada satu pun teman yang mau "makan" dengan saya.
7. Saya akan mulai "makan" saat sudah beranjak tua.
8. Saya tidak punya waktu untuk "makan".
9. Saya tidak percaya bahwa "makan"
dapat membuat manusia sehat. Itu hanya mitos belaka.
10. Saya akan "makan" hanya jika saya punya uang.
(Sumber : E-Humor)



ALI DAN BABA
Ali punya masalah dengan pernikahannya dan selalu mencoba mencari
cara untuk melepaskan diri dari masalah tersebut.

Suatu hari Ali dan Baba sedang ngobrol. Baba menasihatinya,
"Kamu harus tahu, tidak jarang Tuhan memakai
isteri kita untuk menyampaikan kehendak-Nya."

Dengan wajah setengah tidak terima dan setengah
ingin tertawa Ali berkata, "Wow! Aku kok gak nyangka ya,
Tuhan memakai bahasa seperti itu!"
(Sumber : E-Humor)


Kotbah belum selesai
Pada saat persiapan untuk berkhotbah di gereja,ada seorang pendeta muda
sedang meminta arahan dari seorang pendeta tua(Romo).
Dan sebagai pimpinan,pendeta tua itupun segeralah memberi
masukan masukan bahan khotbahnya sebagai berikut:
Pendeta tua :khotbahmu haruslah memikat orang banyak.
Pendeta muda:apa contohnya Romo...?.
Pendeta tua :dan saat saat terindah dalam hidup saya,
yaitu pada saat berada dipelukan wanita bukan istri saya.
Dia itu adalah"ibuku".....Bagaimana dengan contoh khotbah itu....?.
Pendeta muda :ya itu sangat menarik untuk bahan khotbahku.
Dan Pendeta muda lalu pergi ke mimbar gereja,untuk segera berkhotbah.
Tapi apa yang terjadi pada saat dia asyik asyik nya berkhotbah,
ternyata dia lupa akan terusan dari kata kata tadi
waktu dia minta pengarahan Romonya.
Pendeta muda :para hadirin sekalian,dan saat saat yang
paling terindah dalam hidup saya adalah saat berada dalam
pelukan wanita lain yang bukan istri saya.Anda -2 dengar semua,
dan itulah saat saat terindah dan berkali-kali saya dipeluknya.
Tetapi maaf,saya lupa,dia..3x,dia siapa ya....?.
Hadirin :............???????????????????.................
(Kiriman : Ratih P.)



Pelayanan gratis
Suatu hari seorang Dokter gigi asal Amerika yang sudah
lama praktek,suatu hari dia membuka praktek untuk pelayanan Tuhan.
Pas saat itu ada 3 orang yang antri untuk periksa,
mereka berasal dari negara Inggris, India dan Indonesia........
Dokter itupun lalu memeriksa gigi satu persatu dari mereka:
Dokter :anda dari mana dan sakit gigi yang mana...?.
Inggris:saya dari London,sakit gigi karena bolong.
Dokter :baik akan saya tambal dan mudah-an cepat sembuh.
Inggris:berapa biaya yang harus saya bayar,Dok....?.
Dokter :saya sedang melayani Tuhan,gratis untuk anda.
Inggris:terima kasih Dok,besok saya kirim poster Beckham.
Dokter :terima kasih,dan berikutnya anda dari mana...?.
India :saya dari India Dok,gigi graham saya bengkak.
Dokter ;baik saya obati,juga gratis untuk anda.
India :terima kasih Dok,besok saya kirim film-2 India.
Dokter :terima kasih buat anda,siapa berikutnya....?.
Indonesia:saya dok,mau pasang gigi palsu biar lebih pede.
Dokter :baik saya pasangkan giginya,juga gratis buat anda.
Indonesia:terima kasih dok,besok saya ajak teman 1 kantor.
Dokter :..............????????????????................
(Kiriman : Sidik Hadi Prayitno)


MENGAMPUNI DAN MELUPAKAN
Waktu baru aja nikah, Pak Rudy bikin kesalahan besar
terhadap Yuli,isterinya. Yuli marah banget.
Tetapi Rudy dengan memohon maaf yang
sebesar-besarnya ... dan Yuli mau memaafkannya.

Walaupun begitu, dari hari ke hari,
Yuli selalu aja menyinggung masalah itu.

"Yuli sayang," kata Rudy suatu hari karena sudah
tidak sabar dengan sindiran Yuli,
"kenapa sih masalah itu diungkit-ungkit terus?
Komitmenmu kan 'mengampuni dan melupakan'?"

"Siapa yang bilang aku tidak mengampuni dan melupakan?"
jawab Yuli,"Aku tuh cuman gak mau kamu
lupa kalau aku adalah seorang isteri yang
mengampuni dan melupakan!"


(Sumber : E-Humor)



PENAMPILAN
Seorang tua, bekas pendaki gunung, baru saja pindah ke sebuah kota.
Pada suatu minggu dia masuk ke gereja terbesar di kota itu.
Pakaian pak tua itu bersih, tetapi dia mengenakan celana jeans,
kaos tidak berkerah, bertopi, berjaket kulit, dan bersepatu kets
yang tidak bisa dibilang masih bagus.

Seluruh jemaat yang sudah lama menjadi anggota gereja itu
mengenakan baju dan sepatu yang mahal juga bermerek.
Saat pak tua itu duduk di
sebuah tempat, orang-orang yang sudah duduk di situ langsung
menjauh dan pindah tempat duduk.
Tidak ada seorang pun yang menyalami dan
menyapa pak tua ini. Dengan tidak sungkan-sungkan
mereka memperlihatkan kepada pak tua ini
bahwa mereka tidak menyukai kehadirannya.

Saat khotbah, pendeta memberikan khotbah yang panjang
mengenai kebutuhan dana yang selalu
dibutuhkan untuk menjalankan pelayanan.
Saat kebaktian selesai, Pak Pendeta menghampiri pak tua dan berkata,
"Minggu depan, kalau Anda datang lagi kemari,
sebelumnya berbicaralah dulu dengan Tuhan.
Tanyakan pada Dia penampilan seperti apa yang
pantas untuk menyembah dan memuji Dia dalam gereja."

Pak tua mengiyakan permintaan Pak Pendeta sambil tersenyum.

Minggu berikutnya, Pak Tua datang lagi.
Masih dengan penampilan seperti minggu lalu, jeans,
jaket kulit, kaos oblong, dan sepatu ketsnya.

Dan sekali lagi dia dijauhi oleh semua jemaat.

Pak Pendeta mendekati dia dan berkata,
"Loh, minggu lalu kan saya sudah bilang
kalau Anda harus bertanya kepada Tuhan, penampilan
seperti apa yang pantas untuk masuk dalam rumah-Nya!"

"Oh ... jangan kuatir ... Pak Pendeta, saya sudah tanyaken kok,"
jawab pak tua sambil tersenyum.

"Kalau Anda sudah bertanya kepada Tuhan,
apakah Dia mengatakan pada Anda bahwa penampilan
seperti ini yang pantas untuk masuk dalam rumah-
Nya?" tanya Pak Pendeta lagi.

Dengan tenang pak tua menjawab, "Begini Pak,
Tuhan bilang sama saya,Dia tidak punya petunjuk
apa-apa bagaimana seharusnya penampilan saya
untuk beribadah dalam gereja ini. Dia bilang,
sekali pun Dia belum pernah masuk ke gereja ini."
(Sumber : E-Humor)



Dinas rahasia
Saat acara kebaktian di gereja jalan Jambu,Menteng Jakarta Pusat.
Kawanku Tulus Sihombing setelah kebaktian dia ingin segera pulang,
tetapi dipintu ada pendeta yang memimpin misa tadi.
Pendeta selalu menyalami satu persatu umat gereja,
pas kawanku akan bersalaman dia ditarik kesudut
oleh Pendeta dan Pendeta tersebut lalu berkata dengan kawanku tersebut :
Pendeta:anda perlu bergabung dengan pasukan Allah.
Tulus :saya sudah lama bergabung dengan pasukan Allah.
Pendeta:tetapi mengapa saya melihatmu
cuma pada hari natal dan paskah saja.....?.
Tulus :saya termasuk pasukan Allah di divisi dinas rahasia.
Pendeta:????
(Kiriman : Ratih Purwaningsih)


ORANG PELIT
Dua anak Sekolah Minggu sedang bercakap-cakap.

Samuel : "Coba terka, orang seperti apa yang
paling banyak masuk neraka, apakah pencuri, pembunuh atau orang pelit?"

Natanael: "Tentu saja pencuri dan pembunuh!
Karena yang satu mengambil harta orang
sedangkan yang lain mengambil nyawa orang."

Samuel : "Kata papa-ku orang pelit yang paling banyak masuk neraka!"

Natanael: "Ach, masa iya ... ??? Apa dosanya,
khan itu hartanya sendiri, suka-suka donk!"

Samuel : "Nah, itulah...! Saking pelitnya maka
ketika Tuhan Yesus mau minta dosanya untuk dibuang
ke tubir laut yang paling dalam,dia nggak ngasih!"
(Sumber : E-Humor)



A lesson in church
Sepasang suami istri sedang berada didalam sebuah gereja
bersama jamaah lainnya. Si suami sedang tertidur dan si istri
sedang merajut pakaiannya (??). Kemudian pendeta bertanya
kepada para jamaah,"Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?".
Si istri lalu menusuk suaminya dengan jarum dan seketika
suaminya terbangun dan berteriak "Ya TUHAN!!".
Si pendeta melihat kearahnya dan berkata "Ya,anda benar".
Lalu si suami tertidur lagi (??) dan tak lama pendeta bertanya lagi
"Siapakah anak Tuhan?". Sekali lagi si istri menusuk
suaminya dan si suami terbangun sambil menjerit

"Yesus Kristus!!". Pendeta berkata sekali lagi "Yup,benar".
Lalu si suami lagi-lagi tertidur (??) dan kemudian pendeta
bertanya lagi "Apa yang dikatakan Hawa kepada Adam ketika dia
tidak mau untuk mempunyai anak lagi?" Sekali lagi si istri
menusuk suaminya dengan jarum jahit dan karena
saking kesalnya suaminya lalu memaki:
"Sekali lagi kamu menusukku dengan benda itu,aku akan menyobeknya!!".
Pendeta itu tersenyum sambil berkata "Itu benar"..
(Kiriman : Ismunandar)



The end is near
Seorang pendeta dan pastor sedang berdiri ditepi
sebuah jalan raya sambil memegang sebuah papan bertuliskan
"Akhir perjalanan anda sudah dekat,kembalilah
kejalan anda sebelum terlambat!".
Mereka memperlihatkan papan itu kepada setiap pengendara
mobil yang melintasi jalan tsb. Semenit kemudian
lewatlah sebuah Subaru Impreza WRX yang melintasi
mereka dengan kecepatan tinggi dan pengemudinya berteriak:
"Minggirlah kalian,orang-orang alim gila!! Ha ha ha hah".
Tak lama kemudian terdengarlah bunyi rem mendadak,bunyi ban
berdecit panjang dan bunyi ceburan yang deras.
Pendeta lalu berkata pada pastor rekannya:
"Apakah menurut anda sebaiknya kita menambahkan kata-kata
"Jembatan Putus" pada papan ini?"
(Kiriman : Ismunandar)


Dialog dengan pencuri
Seorang pendeta, sedang mengadakan kunjungan ke penjara,
lalu terjadilah dialog diantara mereka.
Napi :" kalau saya mengaku dosa apakah
Tuhan akan mengampuni saya?"
Pendeta:"kalau kamu percaya kepada Tuhan Yesus,
pasti Dia akan mengampuni kamu"
Napi :" kalau saya mencuri barang orang lain
apakah dia mau mengampuni saya?"
Pendeta:" kalau dia sudah bertobat dan hidup
baru didalam Kristus, pasti dia mau mengampuni kamu"
Napi:" Pak pendeta tahu nggak saya dipenjara karena apa?"
Pendeta:"Saya tidak tahu...memang kamu dipenjara karena apa?"
Napi:"karena mencuri mobil kijang dari rumah
seorang pendeta...dan pendeta itu...Bapak!!!"


Coming to America
Suatu hari Paus Johannes Paulus mengunjungi Amerika Serikat
dan dia sedang jalan-jalan mengelilingi pusat kota Chicago
dengan limousine pribadinya. Ditengah perjalanan dia mendapat
sebuah ide,lalu dia berkata pada supirnya :
"Pak supir,bolehkah saya yang mengemudikan mobil ini sebentar?".
"Tentu saja,Paus! Bagaimana bisa saya
berkata tidak kepada seorang Paus?".
Lalu mereka bertukar tempat duduk,Paus didepan mengendarai
mobil dan si supir duduk di bangku belakang.
Paus lalu mengendarai limousine itu secara gila-gilaan,
melompati trotoar,menyelip kendaraan lainnya,
dan memacunya sampai 155 km/jam (woow..cool man!!).
Seketika saja dua orang polisi mengejar limousine itu
dan menyuruhnya menepi. Lalu turunlah salah seorang
dari mereka dan menghampiri limousine tsb,
lalu mengetuk kaca jendela tu mobil.
Paus lalu menurunkan kaca jendela dan bertanya
"Ada masalah apa Pak Polisi?" Langsung saja polisi
itu menjadi gugup,"Oh ti..tidak ada masalah apa-apa Paus,
maaf sudah mengganggu perjalanan anda.
Silahkan lanjutkan perjalanan anda Paus.
Ampunilah saya atas kelancangan saya".
Wuuss...dalam sekejap Paus bersama limo-nya segera menghilang.
Lalu si polisi kembali kepada rekannya.
"Kenapa tidak jadi kamu menilang mobil itu?" tanya rekannya.
Dia menjawab: "Kita punya tamu yang sangat penting di kota ini".
Rekannya bertanya lagi: "Siapa,Anggota Dewan?" "Bukan" jawabnya.
"Jadi siapa,Pak Menteri?" "Juga bukan" jawabnya.
"Jadi siapa donk,pasti Pak Presiden ya?" Jawab dia:
"Aku tidak tahu pasti siapa tamu negara yang duduk dibangku
belakang tsb,tapi dia pastilah seorang yang sangat penting
karena mobilnya disupiri oleh Paus Johannes Paulus!!"
(Kiriman : Ismunandar)



How To Sell The Bible
Ada 3 orang anak remaja (Agil,Roy dan Odenk) sedang mencari
pekerjaan dikotanya. Setelah membaca ada iklan lamaran kerja
di sebuah gereja untuk menjual kitab2 injil,lalu mereka
menemui sang pendeta di gereja itu. Pendeta itu lalu
mengetes mereka dan mereka bertiga dinyatakan diterima
sebagai pekerja untuk menjual kitab2 injil ke masyarakat.
Pendeta itu yakin dengan kemampuan Agil dan Roy tapi dia
ragu dengan Odenk karena si Odenk ini orangnya gagap,
tapi dia diterima juga karena pendeta merasa kasihan kepadanya.
Dan mereka mulai bekerja..........
Keesokan harinya pendeta memanggil mereka dan bertanya:
Pendeta: "Agil,berapa kitab yang berhasil kamu jual?"
Agil: "35 kitab,pak pendeta"
Pendeta: "Bagus,kalo kamu Roy berapa kitab yang habis terjual?"
Roy: "80 kitab Boss!" (bangga..)
Pendeta: "Wah,hebat kamu! Ntar saya kasih bonus deh..Nah kalo
loe Odenk,berapa kitab yang bisa kamu jual?"(sambil memandang remeh)
Odenk: "Cu..cu..cum..cuma 125 ki..kit..kitab Pak.."
Pendeta,Agil dan Roy heran bin takjub mendengarnya lalu bertanya,
"Bagaimana caranya kamu sampai bisa menjual kitab sebanyak itu??"
Odenk: "Aa..aaku haa..hann..hanya bi..bil..bilang pa..padda
ca..calon pem..pembelli..nya ka..kalo ti..tid..tidak
ma..mau mem..membel..membeli ki..kittab ii..ini ma..maka a..aaku
aak..akan memm..memba.. membacanya un..untuk aan..anda"
(Kiriman : Ismunandar)



A Little Boy Wishing on Santa Clause

Di malam natal yang tenang dan syahdu,,ada seorang anak
kecil sedang menulis surat kepada Santa Klaus.

Anak itu menulis: "Dear Santa Klaus,tolonglah kirimkan aku
seorang adik karena aku adalah anak tunggal
dan merasa sangat kesepian dimalam natal ini..."

Santa Klaus lalu mengirim jawabannya kepada anak itu dengan menulis:
"Baiklah anak kecil,kalau begitu kirimkan aku ibumu"......
(Kiriman : Ismunandar)



UJANG

Ujang dari kampung hendak melamar kerja di sebuah
perusahaan asing di Jakarta. Padahal Bahasa
Inggrisnya asli pas-pasan menuju babak belur.
Tapi dasar nekat, si Ujang melamar juga.
Ia disodori formulir berbahasa Inggris.

"Euleuh ... euleuh ... bahasa Inggris, euy!"

Ujang langsung ngisi formulir ....

NAME : Ujang Kasep Pisan
ADDRESS : Jl. Atimaung No. 70
PHONE : 34598756
AGE : 28
SEX :

Sejenak si Ujang berpikir mengernyitkan dahinya,
"Walah ... kata Pak Pendeta juga
tidak boleh ini mah ... pamali! Kumaha ini yaah
jawabnya?"

Akhirnya Ujang yang polos itu mengisi dengan sejujur-jujurnya ...

SEX : NEVER!
(Sumber : E-Humor)


LIKU-LIKU
Seorang pendeta sedang berkhotbah, "Saudara/i,
jalan ke surga itu tidak mulus,
berliku-liku, sempit, dan berbatu-batu tajam."

Setelah pendeta tersebut selesai memimpin ibadah,
datang seorang pemuda bertanya kepada
pak pendeta tadi, "Pak pendeta, saya heran,
mengapa sejak saya kecil kakak pengasuh saya
bercerita tentang jalan ke surga sama seperti
yang pak pendeta khotbahkan tadi. Yang menjadi
pertanyaan saya, mengapa derma yang kita berikan
selama ini tidak dipakai untuk memuluskan jalan ke surga?"
(Sumber : E-Humor)



Salah menilai diri
suatu hari di ruang pengakuan dosa ada
seorang gadis ingin mengaku dosanya,
gadis:bapa,aku ingin membuat pengakuan dosa,
pastur:dosa apa yang telah kamu buat anakku?,
gadis:aku telah berbuat dosa kesombongan,karena
setiap aku melihat wajahku di cermin aku
selalu merasa sebagai gadis yg tercantik di dunia,
pastur:tenang anakku,itu bukan dosa,
itu hanyalah kesalahan menilai diri
(Kiriman : Daniel M.)



TIGA RIBU

Beda jaman Para Rasul dengan saat ini adalah:
Jaman para rasul , sekali kotbah (Petrus)
maka 3000 orang bertobat,
sedangkan pada masa kini 3000 kali
kotbah hanya satu orang yang bertobat.
(Sumber : E-Humor)



Menikah di surga
Sepasang kekasih merencanakan untuk menikah,
jadi mereka berdua pergi ke gereja untuk mengikat janji.
Tapi di tengah perjalanan mereka menuju kesana,
mereka mengalami kecelakaan berat dan keduanya
meninggal seketika (!!) Di surga mereka bertemu
dengan malaikat penjaga surga dan mereka berkata
padanya apakah dia bisa membantu mereka untuk
melangsungkan pernikahan disurga,karena mereka telah seiya sekata.
Lalu malaikat berkata, "saya tahu kalian saling mencintai
dan kalian adalah orang-orang yang baik jadi saya akan
melakukan yang terbaik untuk kalian berdua"..1 tahun berlalu,
pasangan itu bertanya sudah bagaimana prosesnya??
Malaikat menjawab, "iya,saya sedang berusaha menemukan
seorang pendeta disini yang akan menikahkan kalian"..5 tahun
berlalu dan malaikat belum juga menemukan pendeta di surga itu..10 tahun,
15 tahun, dan akhirnya 20 tahun telah berlalu, akhirnya
sang malaikat menemukan juga seorang pendeta yang baru saja
masuk kedalam surga itu. Lalu malaikat menemui pasangan itu
dan mereka akhirnya menikah dengan bantuan pendeta itu..

Tapi baru beberapa bulan mereka menikah, pasangan itu
kembali menjumpai malaikat dan berkata : "Wahai malaikat,
setelah kami menikah ternyata banyak hal-hal buruk yang
terjadi dalam rumah tangga kami dan kami selalu bertengkar.
Jadi kami memutuskan untuk bercerai (!!) Bisakah
kamu menolong kami untuk mewujudkannya?"

Lalu malaikat itu menjawab dengan penuh perasaan kesal :
"Apakah kalian bercanda?? Aku membutuhkan waktu 20 tahun hanya
untuk menemukan seorang pendeta di surga ini!! Bayangkan berapa
lama aku bisa menemukan seorang pengacara di sini??"
(kiriman : Ismunandar)



Ulang tahun
Suami (yang selama ini tidak pernah mau mencuci piring2 dirumah mereka)
berkata lembut dan mesra pada isterinya :
"Dinda, hari ini adalah H.U.T.-mu yang ke-28,
jadi biarkanlah piring2 kotor itu ditempatnya,
hari ini kamu adalah RATU SEHARI, tahukah kamu?"
Isteri (menjawab dengan gembiranya) : "Terima-kasih Mas,
kamu sudah berubah ya MULAI SEKARANG, dan terima-kasih juga pada Tuhan,
rupanya doaku setiap malam selama ini tidaklah sia-siaaaa......."
Suami : "Nanti dulu Yang....., kalimatku itu belum selesai kok,
maksudku kamu kan bisa mencucinya BESOK."
Isteri : "Wakzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz....................."




IKLAN
Anda mau menghasilkan uang dari internet ?? klik UANG








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar